Testimoni orang tua
Pembiasaan
Khawatir anak tidak kuat dengan aturan & pembiasaan?
Kami melihat sendiri bagaimana Pesat menanamkan akhlak mulia, membimbing anak menjadi soleh-solehah, serta mengembangkan potensinya. Dengan fasilitas mendukung dan guru penuh perhatian, kami percaya SMP Pesat pilihan terbaik.
Wali Murid SMP Orang tua Rising STAR SMP
Baca suara lengkapnyaPembiasaan
Khawatir anak tidak kuat dengan aturan & pembiasaan?
Selama 3 tahun saya dibimbing guru-guru hebat nan menyenangkan. Fasilitasnya luar biasa, dan banyak program seru yang membentuk karakter kami. Saya selalu rindu suasana bersekolah di sini.
Alumni SMP Rising STAR SMP
Baca suara lengkapnyaAkademik
Kalau fokus ke talenta, bagaimana akademiknya?
SMA Pesat School of Talent adalah salah satu investasi pendidikan terbaik yang saya ambil — belajar ilmu pengetahuan sekaligus ilmu agama, jadi bekal berharga untuk jenjang yang lebih tinggi.
Alumni SMA School of Talent SMA
Baca suara lengkapnyaAkademik
Kalau fokus ke talenta, bagaimana akademiknya?
Berkat program Official Responsibility, anak saya tetap bisa sekolah di tengah jadwal kegiatan padat berkat dukungan guru dan wali kelas yang sabar membimbing.
Wali Murid SMA Orang tua siswa SMA
Baca suara lengkapnyaLulusan
Lulus SMK takut bingung mencari kerja?
Maxymum ID merekomendasikan SMK Pesat sebagai sekolah yang menghasilkan talenta siap kerja, berkarakter, dan berkualitas unggul. Disiplin, profesional, dan responsif dalam diskusi.
Maxymum ID Mitra industri SMK
Baca suara lengkapnyaLulusan
Lulus SMK takut bingung mencari kerja?
Sebagai alumni DKV, banyak keterampilan dari sekolah yang terpakai di kuliah saya — Komunikasi Digital & Media IPB. Berkat bimbingan guru & BK, saya diterima di kampus & jurusan impian.
Alumni SMK DKV Mahasiswa IPB SMK
Baca suara lengkapnyaAsrama
Apa bedanya Asrama Pesat dengan pondok pesantren?
Asrama Pesat benar-benar Home of Education. Anak kami jadi lebih disiplin, rajin ibadah, dan tetap bisa pulang tiap akhir pekan. Pendampingannya menenangkan hati orang tua.
Wali Murid Orang tua penghuni asrama Asrama
Baca suara lengkapnyaAsrama
Apa bedanya Asrama Pesat dengan pondok pesantren?
Belajar malam bersama itu yang paling menolong. Kalau ada yang tidak paham, ada kakak tingkat yang menjelaskan sebelum musyrif berkeliling.
Penghuni Asrama Santri SMA kelas XI Asrama
Baca suara lengkapnya

Kami melihat sendiri bagaimana Pesat menanamkan akhlak mulia, membimbing anak menjadi soleh-solehah, serta mengembangkan potensinya. Dengan fasilitas mendukung dan guru penuh perhatian, kami percaya SMP Pesat pilihan terbaik.

Selama 3 tahun saya dibimbing guru-guru hebat nan menyenangkan. Fasilitasnya luar biasa, dan banyak program seru yang membentuk karakter kami. Saya selalu rindu suasana bersekolah di sini.

Yang paling terasa perubahannya bukan nilainya, tapi kebiasaannya di rumah: bangun subuh tanpa dibangunkan.

Awalnya saya takut tidak punya teman karena pindah dari luar kota. Minggu kedua sudah ikut ekstrakurikuler, dan sekarang saya yang mengajak teman baru bergabung.

Guru saya tidak marah waktu saya salah menjawab. Beliau malah menjelaskan ulang dengan cara lain sampai saya paham.

Sholat berjamaah tiap hari itu awalnya berat buat saya. Sekarang justru jadi waktu paling tenang di sekolah.

Kami sempat ragu dengan biayanya. Setelah satu semester, yang kami lihat: laporan perkembangan datang rutin, guru wali mudah dihubungi, dan anak kami betah.

Menjelang kelulusan, anak kami didampingi memilih jenjang berikutnya. Kami tidak merasa ditinggal memutuskan sendiri.

Kebiasaan menghafal dan menulis rapi yang dibentuk di sini terbawa sampai sekarang. Itu yang membedakan saya di kelas baru.

Anak-anak Pesat datang ke pembinaan dengan dasar yang rapi dan mau dikoreksi. Itu bukan hal biasa untuk jenjang SMP.


SMA Pesat School of Talent adalah salah satu investasi pendidikan terbaik yang saya ambil — belajar ilmu pengetahuan sekaligus ilmu agama, jadi bekal berharga untuk jenjang yang lebih tinggi.

Berkat program Official Responsibility, anak saya tetap bisa sekolah di tengah jadwal kegiatan padat berkat dukungan guru dan wali kelas yang sabar membimbing.

Saya melihat alumni SMA Pesat handal, adaptif, dan mampu berprestasi di antara mahasiswa lainnya di kampus kami.

Saya masuk lewat jalur talenta. Jadwalnya padat, tapi saya tidak pernah disuruh memilih antara akademik dan minat saya — keduanya dihitung.

Kelas paling saya tunggu itu proyek lintas mata pelajaran. Kami presentasi di depan guru dari tiga mata pelajaran sekaligus.

Tiga tahun di sini membuat saya terbiasa mengatur waktu sendiri. Tidak ada yang mengingatkan terus-menerus, tapi ada yang menanyakan kabar.

Menjelang kelas XII, pendampingan arah kuliahnya jelas. Kami tidak perlu mencari bimbingan tambahan di luar.

Anak kami berubah paling cepat di bulan-bulan pertama. Bukan karena ditekan, tapi karena lingkungannya memang begitu.

Yang paling menolong di kuliah bukan materinya, tapi kebiasaan mengatur waktu sendiri yang sudah dilatih sejak kelas XI.

Saat kegiatan bersama, siswa Pesat yang memimpin diskusi kelompok dan menutupnya dengan kesimpulan tertulis.


Maxymum ID merekomendasikan SMK Pesat sebagai sekolah yang menghasilkan talenta siap kerja, berkarakter, dan berkualitas unggul. Disiplin, profesional, dan responsif dalam diskusi.

Sebagai alumni DKV, banyak keterampilan dari sekolah yang terpakai di kuliah saya — Komunikasi Digital & Media IPB. Berkat bimbingan guru & BK, saya diterima di kampus & jurusan impian.

Dari ujian BNSP dengan 99% siswa dinyatakan kompeten, pembelajaran di SMK Pesat terbukti sesuai standar kompetensi nasional dan siap bersaing di dunia kerja.

Proyek akhir saya dipakai betulan oleh sebuah usaha kecil di kota sebelah. Rasanya beda sekali dengan tugas yang berhenti di nilai.

Waktu magang saya sudah tahu cara membaca dokumentasi jaringan, karena di lab kami memang dibiasakan begitu.

Semester pertama saya sudah pegang alat dan mengerjakan brief sungguhan. Saya kira bakal setahun teori dulu.

Kami tidak menyangka anak kami bisa dapat pekerjaan lepas sebelum lulus. Sekolah yang menghubungkannya dengan kliennya.

Yang kami cari sekolah yang mengajarkan kerja, bukan hanya teori. Di sini anak kami pulang membawa hasil yang bisa ditunjukkan.

Sertifikat kompetensinya membuka pintu wawancara pertama saya. Sisanya tinggal membuktikan bahwa saya memang bisa.

Portofolio yang saya bawa saat melamar seluruhnya dikerjakan waktu sekolah. Tidak ada yang saya buat dadakan.


Asrama Pesat benar-benar Home of Education. Anak kami jadi lebih disiplin, rajin ibadah, dan tetap bisa pulang tiap akhir pekan. Pendampingannya menenangkan hati orang tua.

Belajar malam bersama itu yang paling menolong. Kalau ada yang tidak paham, ada kakak tingkat yang menjelaskan sebelum musyrif berkeliling.

Saya baru pertama kali jauh dari rumah. Dua minggu pertama berat, tapi sekarang saya yang menemani adik kelas yang baru datang.

Pulang dari praktik sore, jadwal asrama sudah menunggu. Awalnya melelahkan, tapi saya jadi tidak pernah menunda apa pun.

Kami di luar kota, jadi yang kami butuhkan kabar yang jujur. Musyrifnya menghubungi kami bukan hanya saat ada masalah.

Yang menenangkan bukan pengawasannya, tapi ada orang dewasa yang benar-benar tahu kabar anak kami setiap hari.

Biaya asrama kami hitung ulang dengan biaya kos dan makan di kota. Selisihnya masuk akal, dan pendampingannya tidak ada di kos mana pun.

Hidup di kos sekarang terasa mudah. Mencuci, mengatur uang, bangun sendiri — semuanya sudah biasa sejak asrama.

Yang saya bawa dari asrama bukan hafalannya saja, tapi kebiasaan menyelesaikan yang sudah dimulai.

Latihan sore di asrama selalu tepat waktu. Anak-anaknya sudah siap sebelum saya datang.
Ingin menjadi bagian dari kisah berikutnya?
Mulai perjalanan pendidikan putra-putri Anda bersama Sekolah Pesat.
