Belum yakin memilih unit? Lihat ringkasan lengkap seluruh jenjang pendidikan kami.Semua Pendidikan
Esc
Kegiatan
Dobrak Tradisi Lama, Sertikom Tahun Ini Tantang Siswa Pitching Portofolio Langsung di Hadapan Industri Kolom Editor & SEO
·TPTim Humas Sekolah Pesat (Tim Humas)·276 kata, kurang lebih 1 menit
Lebih baru20 Des 2025Gelorakan Semangat Kreativitas dan Budaya, SMK Pesat Sukses Gelar Culture Day 2025
Lebih lama5 Des 2025Perkuat Karakter dan Ibadah, Siswa Kelas X dan XI SMK Pesat Ikuti Ujian Praktik Pesat Method
Bogor, Desember 2025 – Suasana berbeda menyelimuti pelaksanaan Ujian Sertifikasi Kompetensi (Sertikom) bagi siswa-siswi kelas X dan XI tahun ini. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang identik dengan keheningan laboratorium komputer — di mana siswa hanya mengerjakan praktik di bawah pengawasan penguji — tahun ini sekolah menerapkan terobosan baru yang lebih menantang dan relevan dengan dunia kerja.
Bagian 1
Sertikom SMK Pesat: Dari Tes Teknis ke Simulasi Profesional
Tahun ini menjadi tonggak sejarah baru dalam pelaksanaan Sertikom. Pihak sekolah mengubah format ujian dari sekadar “tes kemampuan teknis” menjadi simulasi profesional yang komprehensif. Jika sebelumnya siswa dinilai berdasarkan langkah-langkah pengerjaan di depan komputer, kini mereka dituntut untuk melakukan presentasi (pitching) terkait portofolio produk atau karya yang telah mereka buat.
Bagian 2
Menonjolkan Value Karya di Hadapan DUDI
Foto
Penguji dari Dunia Usaha dan Dunia Industri menilai presentasi siswa SMK Pesat.
Foto
Siswa SMK Pesat mempresentasikan hasil akhir karyanya dalam Sertikom.
Perubahan mendasar ini menitikberatkan pada value (nilai jual) dari karya siswa. Di hadapan penguji yang merupakan praktisi langsung dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), para siswa tidak hanya mendemonstrasikan kemampuan teknis, tetapi juga menawarkan karya mereka sebagai sebuah solusi yang dibutuhkan oleh industri.
Format baru ini memaksa siswa untuk keluar dari zona nyaman. Mereka dilatih untuk berpikir kritis, membangun kepercayaan diri dalam public speaking, dan memahami sudut pandang bisnis dari kemampuan teknis yang mereka miliki. Portofolio yang dipresentasikan bukan sekadar tugas sekolah, melainkan tawaran profesional selayaknya seorang vendor menawarkan jasa kepada klien.
Bagian 3
Melatih Soft Skill dan Mental Bersaing
Foto
Siswa SMK Pesat menawarkan karyanya layaknya solusi untuk industri.
Antusiasme terlihat jelas dari para peserta. Meski ketegangan tak bisa disembunyikan saat berhadapan langsung dengan pihak industri, pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang persaingan di dunia kerja yang sesungguhnya. Transformasi sistem Sertikom ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara hard skill, tetapi juga matang secara soft skill dan siap bernegosiasi di dunia profesional.